Senin, 18 Februari 2013

Pencarian Korban Banjir Di Manado

. Senin, 18 Februari 2013
0 komentar

Sebanyak 17 personil dari Tim SAR Manado diturunkan untuk melanjutkan pencarian korban yang hanyut terseret arus banjir yang melanda Kota Manado dan sekitarnya sejak Minggu kemarin. "Hari ini kami akan melakukan penyirisan untuk mencari korban bernama Rivo Sompie, warga Kuwil Minahasa Utara yang hanyut sejak kemarin," ujar Koodinator Tim SAR Djefry Mewo ketika briefing di Posko Penanggulangan Bencana Komo Luar.

Tim yang dipecah menjadi beberapa regu tersebut kemudian berpencar dan melakukan penyisiran di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Selain DAS Tondano, dua regu berperahu karet juga melakukan penyirisan di sepanjang Teluk Manado.

Kompas.com yang berada di perahu karet regu dua selama lebih kurang 5 jam melakukan pencarian mulai dari Muara Sungai Jengki hingga ke perairan Tongkaina. "Kita istirahat dulu, ombak cukup besar dan bahan bakar sudah menipis," ujar Komandan Regu Dua Ibnu Sudarman yang kemudian mengarahkan perahu karet menuju pos SAR Malalayang.

Karena hari menjelang malam, maka pencarian korban untuk sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kemudian. Hingga kini lebih kurang 17 warga dinyatakan tewas dalam bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Manado. Beberapa korban tewas sudah dimakamkan dan sebagian lain masih dalam pencarian. Pemerintah daerah juga telah membangun pos-pos bantuan penanggulangan pasca bencana dan menggerakan seluruh unsur untuk membantu warga.

Baca juga: Iconia PC tablet dengan Windows 8 by Kanghari

Klik disini untuk melanjutkan »»